Penumpang Perjalanan Kereta Priority Tambahan Pada Libur Panjang Capai 100 Persen

  • Whatsapp

Indiespot.id-Jakarta. Peningkatan signifikan terjadi pada penumpang perjalanan tambahan Kereta Priority di tengah libur panjang dan cuti bersama. Meski demikian, perjalanan Kereta Priority tambahan tetap menerapkan protokol Adaptasi Kebiasaan Baru.

“Kami terus dan selalu siap menyambut para pelanggan setia kami dengan tetap memberikan pelayanan yang terbaik, serta aman dan nyaman pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru, sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah,” ujar Direktur Utama PT Kereta Api Pariwisata Totok Suryono.

Bacaan Lainnya

Peningkatan jumlah penumpang tersebut terdapat pada KA Bima Priority relasi Gambir-Surabaya Gubeng, KA Turangga Priority relasi Bandung-Surabaya Gubeng, KA Taksaka Fakultatif Priority relasi Gambir-Yogyakarta dan KA Argo Wilis Priority relasi Bandung-Surabaya Gubeng.

Totok menyampaikan, peningkatan penumpang itu rata-rata mencapai 100% dengan kursi yang terjual hingga 31 seat dari kapasitas 21 seat yang di sediakan atau 70% di masa adaptasi kebiasaan baru. Peningkatan penumpang lebih dari 21 seat terjual dikarenakan adanya penumpang yang naik turun di stasiun antara atau lintas.

Bagi setiap penumpang KA yang ingin melakukan perjalanan wajib mematuhi persyaratan yang diatur oleh Satgas Penanganan Covid-19. Yakni diharuskan dalam kondisi sehat, tidak sedang menderita flu ataupun batuk, dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celcius.

Para penumpang juga diwajibkan menggunakan masker selama berada di area stasiun maupun di atas Kereta dan memakai face shield yang disediakan oleh petugas saat akan naik ke atas KA, serta mengikuti protokol kesehatan dan 3M, yaitu mencuci tangan, memakai Masker, serta menjaga jarak saat berada di stasiun dan di kereta.

Humas PT KA Pariwisata Ilud Siregar mengimbau agar penumpang melakukan perjalan dengan menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket sebagai pelindung diri, mengurangi kegiatan berbicara saat berada di dalam KA untuk menghindari penyebaran virus melalui droplet.

Selain itu, Ilud pun menghimbau agar para calon penumpang melaksanakan Rapid Test paling lambat sehari sebelum keberangkatan (H-1) untuk mencegah tertinggal kereta saat antrian.

“Saat ini KAI bekerjasama dengan Rajawali Nusindo, grup usaha Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) menyediakan layanan Rapid Test Covid-19 seharga Rp.85.000,- yang tersedia di Stasiun Gambir, Stasiun Bandung dan beberapa stasiun lainnya,” tutup Ilud. (EA)