Satgas Covid-19 Sumut: Angka Kesembuhan di Sumut Capai 76,82 Persen

  • Whatsapp
Covid Aktif Masih Signifikan, Gubernur Kembali Perpanjang Pembatasan Kegiatan Masyarakat
dr. Aris Yudhariansyah, Juru Bicara GTPP Covid-19 Sumut (Indiespot.id/YouTube: Humas Sumut)

Indiespot.id-Medan. Satgas Penanganan Covid-19 Sumatra Utara kembali memperbarui data perkembangan kasus virus corona di Sumut. Berdasarkan data yang dimiliki, per Senin (12/10), total keseluruhan pasien terkonfirmasi Covid-19 di Sumut mencapai angka 11.419 orang.

Dalam kurun sepekan, Satgas mencatat penambahan 650 kasus. Meski begitu, angka kasus Covid aktif di Sumut mengalami penurunan yang signifikan.

Bacaan Lainnya

“Angka Covid aktif per tanggal (12/10), sebesar 2.065 pasien terkonfirmasi. Menurun 716 poin dibandingkan minggu sebelumnya,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sumur, dr. Aris Yudhariansyah

Selaras dengan kasus Covid aktif, pasien sembuh juga mengalami tren peningkatan. Angka kesembuhan di Sumut kini melampaui angka kesembuhan di tingkat nasional.

“Angka kesembuhan di minggu kedua bulan Oktober sebesar 76,82 persen. Meningkat signifikan 6,19 poin. Angka kesembuhan ini sudah hampir setara dengan angka kesembuhan Covid-19 tingkat nasional yang sebesar 76 persen,” sambung Aris.

Aris menuturkan, perolehan peningkatan angka kesembuhan didapatkan dari jumlah penderita sembuh yang lebih besar dibandingkan penderita konfirmasi baru di Sumut beberapa minggu terakhir.

Update Data Kasus Covid-19 di Sumut 5-12 Oktober 2020 (Indiespot.id/YouTube: Humas Sumut)

Begitu pula dengan angka kematian akibat Covid-19 di Sumut, berhasil menurun 0,02 poin menjadi 4,12 persen. Di mana dalam satu minggu meningkat sebanyak 30 orang, totalnya 473 orang.

Sementara itu, kasus suspek di Sumut masih dalam jumlah yang masif, yakni 921 orang. Sedangkan total yang telah diuji di laboratorium sebanyak 109.373 spesimen.

Berdasarkan data tersebut, didapatkan perbaikan kondisi Covid-19 di Sumut. Meski begitu, Aris mengimbau hal ini bukan berarti kita dapat melonggarkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

“Pandemi Covid-19 belum selesai, kita masih hidup berdampingan dengan Covid-19. Untuk itu marilah kita laksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, selalu gunakan masker, jaga jarak, cuci tangan dengan air dan sabun, serta hindari kerumunan,” tutup Aris. (EA)