Akhirnya Waterpark Hairos Ditutup ! Setelah Langgar Protokol Kesehatan

  • Whatsapp
Satgas Pengendalian Protokol Kesehatan corona tutup Waterpark Hairos berlaku mulai Jumat, (2/10).

indiespot.id – Medan, Waterpark Hairos, Kecamatan Pancur Batu, Deliserdang beberapa waktu lalu, Gugus Tugas Percepatan Penangan (GTPP) corona Sumatera Utara (Sumut) menutup sementara.

Pascaviralnya video di media sosial terkait pesta kolam di wahana air.  Wakil Ketua Satgas Pengendalian Protokol Kesehatan corona, Kolonel Azhar Mulyadi mengatakan, penutupan Waterpark Hairos berlaku mulai Jumat, (2/10).

“Hari ini Satgas corona Sumut dan Deliserdang dengan resmi tempat rekreasi Hairos Indah kami tutup pada hari ini pukul 10.30 WIB,” katanya kepada wartawan.

Azhar menuturkan, penutupan ini karena pengelola wahana bermain air tersebut dinilai mengabaikan protokol kesehatan.

Langkah ini juga dilakukan sebagai bentuk ketegasan pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Karena itu, kami mengimbau kepada para pelaku usaha untuk tidak melanggar protokol kesehatan saat menjalankan usahanya di masa pandemi corona,” ucapnya.

Terkait hasil penyelidikan di Waterpark Hairos, GTPP corona Sumut menemukan perkiraan orang dalam satu tempat mencapai 750 orang.

Temuan ini menjadi bukti kuat tim untuk memberikan tindakan tegas berupa penutupan lokasi usaha tersebut.

“Ini sudah melanggar aturan yang tercantum dalam Perda maupun Pergub terkait penerapan protokol kesehatan. Yang bersangkutan (pengelola) juga sedang diperiksa di Polrestabes Medan,” jelasnya.

Sebelumnya sebuah video pesta kolam di Waterpark Hairos viral di media sosial. Dalam video itu terlihat ratusan orang tampak berpesta dan berjoget di area kolam renang tanpa menerapkan protokol kesehatan corona.

Video viral ini pertama kali diunggah di salah satu akun Twitter. Pemilik akun menyebutkan, pesta kolam itu diadakan di salah satu waterpark yang ada di Kota Medan.
Namun, kolam renang itu sebenarnya berada di wilayah Kabupaten Deliserdang yang berbatasan dengan Kota Medan.

Pesta digelar pada Senin (28/9) lalu. Para netizen tampak menyesalkan penyelenggara yang menggelar pesta tanpa menerapkan protokol kesehatan.

Apalagi, pesta itu tampak dihadiri ratusan orang yang berjoget di dalam kolam renang tanpa menjaga jarak.

Acara yang melanggar protokol kesehatan ini dikhawatirkan menjadi klaster penyebaran corona baru.[e3]