Rektor UINSU Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan Gedung Kuliah

  • Whatsapp
Kampus UINSU. (indiespot.id/uinsu.ac.id)

Indiespot.id-Medan, Reskrimsus Polda Sumut menetapkan Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) berinisial S dan 2 tersangka lainnya, terkait kasus dugaan pidana korupsi pembangunan gedung kuliah terpadu TA 2018 yang terletak di Kampus II.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, ketiga tersangka yaitu SS seorang Pejabat Pembuat Komitmen UINSU, Kemudian JS selaku Direktur PT. Multi Karya Bisnis Perkasa dan S, Rektor UINSU.

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan hasil audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara BPKP Perwakilan Sumatera Utara Nomor Nomor : R-64/PW02/5.1/2020 tanggal 14 Agustus 2020 senilai lebih dari Rp10 miliar,” ujar Tatan.

Tatan mengatakan, saat ini kondisi bangunan gedung kuliah terpadu UINSU Medan yang dikerjakan oleh PT. MBP tidak selesai, serta tidak dapat digunakan sebagaimana fungsinya, namun negara telah membayarkan 100% dalam pembangunan gedung tersebut.

Adapun barang bukti yg di amankan yaitu Kontrak dan dokumen pelaksanaan kegiatan pembangunan gedung kuliah terpadu UINSU Medan TA. 2018, dokumen pelaksanaan pencairan anggaran, Laporan hasil pemeriksaan audit fisik oleh tim ahli dari ITS Surabaya, LHP PKKN BPKP Perwakilan Sumut. (E4)