Indiespot.id-Jakarta, Masih ingat kisah Mujenih (30) seorang pemuda yang bekerja sebagai petugas kebersihan gerbong KRL jurusan Jakarta Bogor?
Ya, kisah Mujenih menjadi perbincangan orang banyak, bagaimana kejujuran dirinya mengembalikan sebungkus uang berisi Rp 500 juta yang tertinggal di gerbong dan kemudian mengembalikannya, saat dirinya hendak membersihkan gerbong.
Dalam sebuah kesempatan wawancara yang dikutip dari VIVA news, Mujenih mengatakan kalau dirinya begitu kaget saat pertama kali menemukan segepok uang yang jumlahnya cukup banyak tersebut.
“Saya baru pertama kali nemu uang seumur hidup. Dalam hati saya enggak ada niat buat ambil. Saya tahu itu uang, istilahnya memang mau mengembalikan saja, enggak ada kepikiran buat milikin duit itu, memang bukan uang saya gitu,” ujar Mujenih.
Mujenih banyak memberi pelajaran pada kita mengenai sebuah makna kehidupan, bahwa tidak semestinya kita mengambil hak orang lain yang bukan milik kita.
Tidak hanya itu, kisah Mujenih menelanjangi mata kita bahwa kejujuran letaknya ada didalam diri. Setiap orang memiliki jiwa kejujuran masing-masing, tidak mengenal status dan warna kulit. Orang seperti Mujenih lah hakekat kaya yang sebenarnya.
Kejujuran Berbuah Rezeki
Sikap Mujenih akhirnya menjadi perhatian publik. Atas kejujurannya Mujenih diguyur hadiah dari perusahaan BUMN. Hadiah yang diterima berupa asuransi jiwa dan dana investasi dari sejumlah bank BUMN. Total dana investasi dan pertanggungan yang diterima capai Rp1 miliar, tidak hanya itu Mujenih juga diangkat menjadi karyawan tetap.
“Saya harapkan juga bantuan-bantuan bisa dimanfaatkan dengan baik. Jangan difoya-foya, tapi itu sebagai dasar untuk menjaga kehidupan bisa lebih baik lagi,” ujar Erick Thohir, Menteri BUMN saat memberikan hadiah kepada Mujenih.






