Dua Jasad Bocah Ditemukan Didalam Parit Areal Sekolah Global Prima

  • Whatsapp
Setelah Membantai
Iksan Fatilah (10), tahun dan Rafa Anggara, (5) tahun keduanya warga Jalan Brigjen Katamso ditemukan tewas di parit.

indiespot.id – Medan, Kedua jasad bocah diketahui bernama Iksan Fatilah (10), tahun dan Rafa Anggara, (5) tahun keduanya warga Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Kota dan sudah ditangani oleh Polsek Medan Kota.

Informasi dilapangan menyebutkan, penemuan kedua mayat tersebut berawal dari pesan WhatsApp yang diterima Fathulzanah yang merupakan ibu kandung kedua jenazah dari suaminya.

Bacaan Lainnya

Dalam isi pesan WhatsApp tersebut, dia mengaku telah membunuh kedua anak tirinya dengan cara membenturkan kepala kedua anaknya ke dinding samping sekolah Global Prima.

Fathulzanah kemudian mendatangi sekolah Global Prima dan disana ibu korban menjumpai kedua buah hatinya telah meninggal dunia, akibat luka dibagian kepala yang diduga akibat benturan keras.

Atas kejadian ini sontak membuat Fathulzanah menjerit histeris hingga membuat satpam sekolah Global Prima berhamburan ke arah sumber suara dan selanjutnya, satpam sekolah langsung menghubungi Polsek Medan Kota.

Jasad Ikhsan Fatahilah ditemukan disudut Bangunan Gedung Sekolah Global Prima, dengan posisi terlentang dan Bagian Wajah keadaan Memar dan jasad Rafa Anggara ditemukan di dalam Parit samping Gedung Sekolah Global Prima, dengan posisi terlentang dan di tutup dengan Triplek dan Karton.

“Aku dengar ibu itu menjerit bang kata salah satu satpam sekolah Global Prima yang namanya tak mau dipublikasikan, terus saya lihat di parit ada dua sosok mayat anak-anak, menurut pengakuan dari ibu itu ( Fathulzanah ) keduanya adalah anak kandungnya.

Kemudian kami menelpon Polsek Medan Kota dan tidak berapa lama datang diloakasi bersama tim INAFIS Polrestabes Medan dan membawa kedua mayat bayi tersebut ke RS Bhayangkara Polda Sumut untuk di Outopsi”,jelasnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi tampak ibu kedua jenazah menjerit histeris dan beberapa kali tampak pingsan tak kuasa menahan kesedihannya.

Sementara itu Kapolsek Medan Kota, Kompol Riki Ramadhan saat dikonfirmasi penemuan kedua jenazah tersebut, belum berhasil dihubungi dan WhatsApp balasannya “Blom tau bang masih kerja ini”.

Terpisah Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Ainul Yaqin dihubungi melalui WhatsApp mengatakan, dengan ditemukannya dua bocah tewas didalam parit, langsung dibalas ‘Nggk berani ambil statement bg, masih cari Tsknya'[e3]

Pos terkait