Site icon Indiespot.id

5 Tips Merawat Pakaian Agar Tidak Jamuran Karena Kelamaan di Lemari

(Indiespot.id/Freepik)

Indiespot.id-Medan, Tiga bulan sudah Indonesia memberlakukanĀ work from homeĀ (WFH) akibat dampak pandemi Covid-19. Sejak penerapan WFH, pakaian yang biasa kita gunakan ke kantor pun sudah tak tersentuh selama berbulan-bulan.

Tahukah kamu, pakaian yang selama ini hanya disimpan di lemari itu bisa berjamur lho! Lalu bagaimana perawatannya? Berikut Indiespot rangkum dari berbagai sumber, tips merawat agar tetap awet dan tidak berjamur.

1. Cuci Pakaian di Suhu yang Tepat.

Untuk mencegah jamur timbul di pakaian, kamu bisa mencuci pakaianmu dengan air hangat 37 derajat Celcius dan menggunakan mesin cuci. Cara ini efektif membunuh bakteri Staphylococcus aureus dan mencegah jamur pada pakaian.

2. Pastikan Menyimpan Pakaian dalam Keadaan Kering.

Jemur pakaian yang telah kamu cuci hingga kering sebelum masuk lemari. Jika masih lembab, sebaiknya dijemur atau diangin-anginkan terlebih dahulu agar tidak menimbulkan jamur dan bau tidak sedap. Sebelum disimpan, alangkah lebih baik jika pakaian juga disetrika, kemudian lipat dengan baik agar lebih tertata rapi dan tidak kusut.

Baca Juga : 7 Bisnis E-Commerce Berpeluang Tinggi di Masa Pandemi

3. Lakukan Seleksi pada Pakaian.

Pakaian berbahan katun sebaiknya digantung agar tidak kusut, sedangkan pakaian yang terbuat dari kaos lebih baik disimpan dengan cara dilipat dan diatur sesuai dengan warna agar rapi. Begitu pula dengan pakaian berbahan rajut dan wol sebaiknya tidak digantung agar tidak mengubah atau merusak bentuk dan bahannya.

Pisahkan pakaian putih dengan dan berwarna untuk mencegah kelunturan, rok sebaiknya digantung dengan menggunakan gantungan khusus agar bentuknya tidak berubah. Sama halnya dengan rok, kemeja lebih baik digantung dengan keadaan kancing bawah, tengah dan atas terpasang dengan benar untuk menghindari peregangan pada kain kemeja.

Baca Juga : 6 Alasan Cowok Juga Perlu Nonton Drakor

4. Lemari dalam Keadaan Kering.

Tak hanya pakaian, lemari juga memerlukan perawatan agar tidak menimbulkan jamur. Kamu dapat menggunakan penyerap kelembapan dan letakkan di dalam lemari. Kandungan kalsium klorida, garam anhidrat bermanfaat mengurangi kelembaban di dalam lemari.

Pastikan kamu mengganti penyerap kelembapan setiap satu-dua bulan sekali ya. Selain itu, lemari juga memerlukan sirkulasi udara agar tidak pengap dan tetap sehat sehingga kamu perlu membuka lemari secara berkala agar terjadi pergantian udara.

Baca Juga : Konsumsi 5 Makanan Ini Untuk Menjaga Kesehatan Paru-Paru

5. Hindari Menumpuk Terlalu Banyak Baju

Baju yang bertumpuk-tumpuk di dalam satu lemari dapat membuat ruangan jadi lebih lembap sehingga akan memudahkan jamur untuk berkembang biak. Terlebih bila kamu menggunakan lemari yang terbuat dari kayu dan tripleks. (EA)