Indiespot,id Medan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara menunjukkan komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan ajang olahraga internasional melalui penyediaan layanan kesehatan dan fasilitas medis yang memadai pada gelaran Piala AFF U-19 serta Trail of The Kings by UTMB yang berlangsung beberapa waktu lalu.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Sumut, dr Silvy A Hasibuan, Sp.KJ, MKM, FISQua melalui Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan, dr M Emirsyah Harvian Harahap MKM, mengatakan pihaknya terlibat secara penuh dalam mendukung kedua event internasional tersebut.
“Kami ikut langsung mengoordinasikan, memobilisasi tim medis, serta menyediakan fasilitas kesehatan terbaik demi menyukseskan kedua event olahraga internasional kemarin,” ujar Emirsyah kepada wartawan, Jumat (19/6/2026).
Menurutnya, pelaksanaan pelayanan kesehatan dibagi dalam dua skema besar. Untuk Piala AFF U-19 yang berlangsung pada 30 Mei hingga 14 Juni 2026, Dinkes Sumut mengerahkan dukungan tim medis, ambulans, serta logistik obat-obatan dari berbagai instansi kesehatan lintas sektor.
Dukungan tersebut melibatkan Kesdam I/Bukit Barisan, Bidokkes Polda Sumut, PSC 119 Kota Medan dan Deli Serdang, serta sejumlah rumah sakit pemerintah maupun swasta yang turut berperan dalam memberikan pelayanan kesehatan selama pertandingan berlangsung.
Tim medis disiagakan di sejumlah lokasi pertandingan utama, antara lain Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU), Stadion Madya 1 Atletik Sumatera Utara, Stadion Teladan Medan, serta berbagai lapangan latihan yang digunakan peserta turnamen.
Emirsyah menjelaskan setiap tim lapangan yang bertugas di area pertandingan, pusat medis pemain, layanan kesehatan VIP, tribun penonton hingga sesi latihan wajib diisi personel tersertifikasi yang terdiri atas satu dokter umum, dua hingga tiga perawat, serta seorang pengemudi ambulans.
Selain personel medis, Dinkes Sumut juga menyiapkan ambulans advance yang dilengkapi AED, defibrillator, ventilator portable, serta ambulans transport dengan perlengkapan medis dan obat-obatan paket A dan B sesuai standar penanganan kegawatdaruratan.
Sebanyak 10 rumah sakit rujukan khusus juga dilibatkan untuk memberikan layanan cepat bagi atlet maupun ofisial. Rumah sakit tersebut menyediakan ruang instalasi gawat darurat, rawat jalan, rawat inap yang terpisah dari pasien reguler, serta layanan bebas antrean.
Tak hanya itu, dokter spesialis disiagakan selama 24 jam dengan dukungan fasilitas penunjang seperti USG muskuloskeletal, MRI, dan CT-Scan yang mampu memberikan hasil pemeriksaan dalam waktu maksimal empat jam.
Sementara itu, pada ajang Trail of The Kings by UTMB yang berlangsung pada 12 hingga 14 Juni 2026, pelayanan kesehatan dipusatkan di kawasan Danau Toba, khususnya Waterfront City Pangururan dan Pulau Samosir.
Sejumlah posko medis berlapis didirikan untuk mengawal keselamatan para peserta lomba lari lintas alam tersebut.
Pos medis ditempatkan di Tuktuk, Waterfront, Race Village, serta sejumlah aid station medical post yang tersebar di sepanjang lintasan.
Dinkes Sumut menerjunkan satu medical director, enam dokter, 14 perawat, 20 paramedis, dan empat petugas tanggap pertama yang didukung 15 unit ambulans, satu Helikopter Medic BASARNAS, serta satu Boat Medic SAR Parapat guna memastikan penanganan medis dapat dilakukan secara cepat dan optimal selama perlombaan berlangsung. (sgh)
