Indiespot,id Medan – PSMS Medan kembali menunjukkan mental juara saat menjamu Persiraja Banda Aceh dalam laga panas bertajuk “Derby Sumatera” di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (25/10/2025) malam.
Meski harus bermain dengan 10 pemain sejak pertengahan babak kedua, Ayam Kinantan sukses menaklukkan Laskar Rencong dengan skor tipis 1-0.
Sejak peluit awal, PSMS langsung tampil agresif. Serangan bertubi-tubi dilancarkan lewat sisi kiri oleh Ari Maring, yang beberapa kali mengirim umpan berbahaya ke kotak penalti.
Peluang emas datang di menit ke-14, ketika Rifal Lastori berhasil mencuri bola dari pemain belakang Persiraja dan menuntaskannya dengan sontekan tajam ke gawang. Stadion pun bergemuruh menyambut gol tersebut.
Di sisa babak pertama, kedua tim saling jual beli serangan. Persiraja mencoba membalas lewat striker andalan mereka, Connor, namun rapatnya pertahanan PSMS yang dikomandoi Erwin Gutawa membuat tim tamu kesulitan menembus area kotak penalti. Hingga turun minum, skor tetap 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Memasuki babak kedua, tensi laga semakin meningkat. Beberapa pelanggaran keras mewarnai pertandingan, hingga akhirnya pada menit ke-55, pemain PSMS Qadri harus diusir wasit setelah menerima kartu merah langsung. Meski kehilangan satu pemain, anak asuh Welliansyah tetap disiplin menjaga lini belakang dan melancarkan serangan balik cepat.
Pelatih Persiraja, Ahyar Ilyas, berusaha mengubah strategi dengan memasukkan Mahyuddin dan menambah daya serang. Namun, pertahanan rapat PSMS sulit ditembus. Hingga menit-menit akhir, serangan Persiraja kerap kandas di kaki pemain belakang tuan rumah.
Pada menit ke-85, pelatih PSMS melakukan rotasi dengan memasukkan Rudiyana dan Lutfi Umam untuk menjaga ritme permainan. Meski terus ditekan, PSMS berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Usai pertandingan, pelatih Persiraja, Ahyar Ilyas, mengakui kehebatan PSMS Medan.
“Kami sebenarnya mendominasi permainan sejak awal. Namun, pertahanan PSMS sangat solid, terutama di 15 menit terakhir. Kami sudah berjuang maksimal, tapi belum beruntung,” ujarnya dalam konferensi pers.
Sementara itu, pelatih PSMS Medan, Welliansyah, memuji semangat juang anak asuhnya.
“Ini luar biasa. Walau bermain 10 pemain, kami tetap bisa menang. Tekanan dari lawan sangat kuat, tapi pemain tampil disiplin dan penuh semangat. Terima kasih untuk suporter yang terus mendukung,” tutupnya. (Sgh)
