Site icon Indiespot.id

USU Kembangkan Sistem Olah Limbah Berbasis IoT Untuk Peternak Di Deliserdang

DELISERDANG (): Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Sumatera Utara (USU) menerapkan teknologi canggih untuk mengatasi permasalahan peternak dengan menerapkan sistem Internet of Things (IoT) terintegrasi untuk produksi kompos dengan metode static pile composting.

Penerapan sistem tersebut dalam rangka mengolah limbah menjadi pupuk kompos, diketuai oleh Dr. Nurzainah Ginting, MSc, bersama anggota Eko Sitepu, PhD dan Raheliya Br. Ginting, M.Kom di Desa Tadukan Raga, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Nurzainah Ginting, kepada wartawan, Selasa (23/9) mengatakan, proyek tersebut didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan.

Menurutnya dipilihnya wilayah Desa Tadukan Raga karena wilayah tersebut merupakan wilayah agraris dengan limbah organik melimpah dari kotoran ternak antara lain ternak kambing dan sisa panen.

“Selama ini, Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tani Ternak Tadukan Raga telah berupaya mengolah limbah menjadi pupuk kompos, namun menghadapi kendala serius, terutama suhu yang tidak stabil dan proses produksi manual yang memakan waktu lama. Akibatnya, kualitas kompos yang dihasilkan kurang konsisten dan sulit bersaing di pasar,” ujarnya.

Menjawab tantangan tersebut, sebut Nurzainah, Tim USU memperkenalkan sistem Internet of Things (IoT) terintegrasi untuk produksi kompos dengan metode static pile composting. “Sistem ini dilengkapi sensor suhu dan kelembaban yang terhubung ke platform pemantauan digital. Apabila suhu melebihi ambang batas, kipas pendingin akan otomatis aktif untuk menjaga kestabilan fermentasi,” katanya.

Dijelaskannya, pendekatan ini tidak hanya menstabilkan kualitas kompos dan mempercepat waktu produksi, tetapi juga mengurangi beban kerja para petani. “Jadi pada tanggal 29 Juli 2025, Tim USU secara resmi menyerahkan unit pembuatan kompos otomatis ini kepada KUB Tani Ternak Tadukan Raga,” ungkapnya.

Sedangkan Ketua KUB Tani Ternak Tadukan Raga Bambang, menyampaikan apresiasi atas bantuan dan berharap kolaborasi dengan USU dapat terus berlanjut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang terjalin dan berharap teknologi ini membawa manfaat besar bagi kesejahteraan anggota kelompok tani,” ungkapnya.

Teks Foto: Ketua Tim Pengabdian, Dr. Nurzainah Ginting dan lainnya memperlihatkan alat IoT terintegrasi untuk produksi kompos dengan metode static pile composting.