Site icon Indiespot.id

Ratusan Bandit dan Preman Jalanan di Medan Digulung Polisi

Indiespot.id, Medan- Personil jajaran Polrestabes Medan berhasil menggulung ratusan pelaku kejahatan berbagai kasus dari wilayah hukumnya.

Ratusan tersangka ini merupakan hasil tangkapan selama tiga bulan dari polsek-polsek jajaran termasuk Polrestabes Medan.

Seluruh pelaku yang diamankan ini pun dikumpulkan di halaman Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said Kota Medan, Jum’at (17/3/2023) serta dihadapkan kepada wartawan.

“Untuk pengungkapan kasus kriminal ada 194 kasus dengan 243 tersangka,” ungkap Kombes Valentino Alfa Tatareda

Ia memaparkan untuk kasus itu terdiri dari pencurian dengan kekerasan (Curas) sebanyak 33 orang, pencurian dengan pemberatan terangan 243 orang, dan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) ada 82 orang termasuk penadahnya.

Untuk kasus premanisme, pemerasan dan pengancaman ada 8 kasus dengan tersangkanya 9 orang.

“Sebenarnya cukup banyak kasus premanisme ini, cuma sebagian kita lakukan pembinaan saja terhadap para pelakunya,” terang Valentino.

Sedangkan untuk kasus narkoba, sambung Valentino, juga termasuk penanganan yang cukup besar.

Ia mengatakan ada 159 kasus dengan 183 tersangka yang terdiri dari 69 Kg sabu, ganja 32 Kg, serta ekstasi 78 butir.

“Dari seluruh tersangka kasus narkoba ini, ada 16 orang yang menjadi bandar atau membawa barang cukup banyak. Hasil tangkapan ini berkat informasi dari masyarakat,” sebutnya.

Pun begitu, kasus kejahatan di Kota Medan, kata Kombes Valentino, masih didominiasi kejahatan jalanan dan curanmor.

“Untuk kasus yang terbesar masih kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan pencurian dengan pemberatan (Curat), ini masih kita evaluasi kembali dan kami akan terus tindak lanjuti,” katanya

Dalam mengatasi gangguan Kamtibmas yang masih marak terjadi seperti genk motor, begal, serta aksi tawuran, Valentino mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan antisipasi dengan mempersiapkan Tim Anti Begal atau dikenal Tim Tawon atau juga Tim Presisi.

“Tim ini bekerja dengan terus berpatroli setiap malam, sehingga kerja dari tim ini efektif dan efisien karena kerja mereka khususnya dari jam 12 malam sampai pagi,” jelasnya.

Capaian tangkapan pelaku-pelaku kejahatan selama 3 bulan ini, ungkap Valentino, tak terlepas dari hasil kolaborasi semua unsur.

Termasuk Pemko Medan, TNI, rekan-rekan wartawan dan masyarakat.

“Untuk itu kami selalu mohon dukungan dari semuanya agar Kota Medan ini kondusif,” harapnya.

Kegiatan press release ungkapan kasus selama tiga bulan itu juga dihadiri langsung Wali Kota Medan Bobby Nasution, Dandim, Kejaksaan, dan dihadiri PJU Polrestabes Medan. (Au)