INDIESPOT.ID, Medan – Kebanyakan dari orang yang memakai kacamata akan memilih pakai kacamata berlensa mika ketimbang yang kaca. Hal ini dilakukan berdasarkan pertimbangan yang sederhana, dimana kacamata berlensa mika lebih enteng dan nyaman dipakainya ketimbang lensa kaca. Udah gitu mudah dipasangkan dengan berbagai pilihan frame yang beragam. Namun, suatu saat kamu merasa pusing saat hendak membaca. Padahal kata dokter angka minus atau silindernya nggak bertambah. Terus kenapa, ya?
Yap, ternyata hal itu bisa disebabkan karena kekeliruan saat bersihin kacamata. Yang mana, membersihkan kacamata mika yang keliru bisa membuat ketajaman lensa menurun kualitasnya. Saat ketajaman lensa menurun, kinerja mata akan terasa lebih berat. Kacamata yang tadinya mulus pun, bisa jadi baret-baret dan bikin mata mudah lelah dan pusing jadinya. Maka dari itu, kamu perlu tahu nih kesalahan saat membersihkan lensa kacamata berbahan dasar mika berikut.
1. Kesalahan pertama yang sering dilakukan adalah membersihkan lensa mika dengan media seadanya, entah ujung baju atau tisu. Ini adalah kebiasaan yang super keliru! Saat membeli kacamata, setiap toko optik pasti menyertakan lap pembersih lensa atau microfiber. Nah, gunakan lap dengan tekstur lembut yang sudah dikhususkan untuk membersihkan lensa, bukan dengan ujung baju ataupun tisu, ya.
2. Perhatikan kondisi kacamata saat hendak dibersihkan. Karena apabila kamu membersihkan kacamata dalam kondisi kering itu sangat rentan bikin lensa kacamata jadi baret-baret. Debu dan kotoran-kotoran berukuran kecil yang nggak terlihat bisa menggores permukaan lensa tanpa kamu sadari. Maka dari itu, gunakan pembersih lensa kacamata dan hindari bersihkan kacamata dalam keadaan kering, ya!
3. Kesalahan berikutnya yang juga sering dilakukan para pengguna kacamata adalah menggunakan gerakan memutar saat membersihkan kacamata. Entah karena kebiasaan atau menganggap gerakan ini efektif untuk membersihkan kotoran pada kacamata dengan tuntas. Padahal, kamu nggak akan pernah tahu sebesar dan sejenis apa debu dan kotoran yang menempel pada kacamata. Sekecil apapun partikel debu atau kotorannya, keliru memperlakukannya bisa bikin mika kacamatamu baret.
4. Menurut pengalaman, menggunakan kacamata full frame atau bingkai penuh itu lebih sulit dibersihkan. Ini karena bagian ujung-ujung lensanya yang terhalang bingkai. Kotoran cenderung berputar-putar di tempat yang sama dan nggak mudah diangkat. Berbeda halnya dengan kacamata model bingkai setengah di bagian atas yang lebih mudah dibersihkan. Saat disapu ke satu arah, debu dan kotoran akan terangkat dan nggak kembali ke permukaan lensa.
Nah, itu dia kesalahan yang kerap terjadi nahi pengguna kacamata berlensa mika. Mulai sekarang, kurang-kurangi membersihkan kacamata mika dengan cara yang keliru seperti di atas, ya. Dampak paling mungkin terjadi adalah permukaan lensa jadi baret. Baretnya lensa tentu bikin mata jadi terasa lebih berat dan mudah lelah. Kalau sudah begini, segera ganti lensa deh! Lebih baik merogoh kocek sedikit daripada puyeng terus tiap hari kan? Hehehe~ (Ika)
