INDIESPOT.ID, Medan – “Bohong demi kebaikan nggak masalah kok.”
Barangkali ada dari kamu yang berpegang teguh pada kata-kata di atas. Yap, kata tersebut sering kali digunakan sebagai dalih saat sedang menutupi kesalahan yang menurutmu tak begitu fatal. Misal, kamu tak memberitahu ke pasanganmu kalau kamu sakit. Tujuan dari niat kamu nggak memberitahu dia mungkin baik, biar dia nggak khawatir denganmu. Tapi apa pun alasannya, berbohong itu nggak baik. Meski sekalipun itu berdalih karena ‘kebaikan’.
Saat kamu memulai kebohongan, kemungkinan besar kamu akan melakukannya lagi dan itu bisa membuatnya menjadi sebuah kebiasaan buruk. Suatu saat, kebohongan yang kamu lakukan—meski demi kebaikan—pasti akan terungkap.
Berikut adalah dampak buruk jika kamu bohong ke pasangan, meskipun maksudnya baik.
1. Kamu akan melakukan kebohongan lainnya
Jika kamu berbohong, maka kamu adalah pembohong. Tak ada sebutan lain untuk orang yang berbohong. Saat kamu melakukan suatu kebohongan, maka kamu akan terlibat dengan kebohongan-kebohongan lainnya. Hingga akhirnya, dari kebohongan kecil yang kamu tutupi menjadi kebohongan yang lebih besar. Kamu mungkin merasa memiliki niat baik, tetapi setiap kebohongan akan memudahkan dirimu untuk berbohong lagi. So, jalan yang terbaik adalah mengatakan yang sebenarnya kepada pasangan. Bagaimana pun, kejujuran adalah bagian penting daei sebuah hubungan.
2. Pasangan akan meragukanmu, bahkan tak lagi percaya
Kepercayaan bisa menjadi masalah besar jika kamu mulai berbohong, bahkan dengan kebohongan kecil. Karena saat dia mengetahui kebohonganmu itu, dia akan mempertanyakan kebenaran di balik semua yang sudah kamu lakukan atau katakan. Meskipun semuanya adalah kejujuran. Saat bohong demi kebaikan yang kamu lakukan tak diketahui pasangan, kamu mungkin akan melakukan kebohongan yang lebih besar. Saat pasangan mengetahuinya, dia akan merasa kamu tak dapat dipercaya serta jadi merasa ragu padamu dan hubungan yang kalian jalani.
3. Kata-kata yang keluar dari mulutmu tak lagi berarti bagi si dia
Berbohong, bahkan tentang hal-hal terkecil, itu bisa membuat pasangan sulit untuk menganggapmu serius atau peduli dengan semua yang kamu katakan. Ini karena dia pernah dibohongi, sehingga dia merasa kata-kata yang keluar dari mulutmu tak sepenuhnya benar. Pasti kamu tak akan suka saat bilang, “Aku sayang kamu” ke pasangan, tetapi dia tak peduli. Ini semua karena dia tak yakin apakah kamu berbohong atau tidak. Ingat, jangan biarkan kebohongan sekecil apa pun merusak hubunganmu.
4. Pasangan akan merasa dikhianati
Tak ada yang lebih menyakitkan daripada merasa kalau seseorang tidak tulus dengan dirinya. Berbohong kepada pasangan mungkin membuatnya merasa bodoh karena percaya pada kebohongan yang kamu buat. Dia akan merasa bahwa kamu telah mengkhianatinua. Perasaan pengkhianatan dapat menyebabkan keretakan dalam hubungan, bahkan pasangan juga bisa ikut berbohong dan tak jujur kepadamu. Jadi, daripada berbohong, bicarakan dengan pasangan tentang perasaanmu sebenarnya.
5. Bisa menyebabkan perpisahan
Ya, meskipun kamu menganggap bahwa kebohongan kecil demi kebaikan itu tak ada salahnya tapi itu akan berpengaruh pada hubungan. Bahkan terkadang, kebohongan itu dapat menyebabkan perpisahan. Karena pada kenyataannya tak ada orang yang suka dibohongi, walau itu demi kebaikan.
Itu dia yang dapat terjadi jika kamu berbohong pada pasangan. Kamu perlu tahu bahwa Menjadi pembohong bisa melelahkan dan tak ada yang ingin punya pasangan pembohong. (Ika)
