Site icon Indiespot.id

Dinyanyikan di Istana, Ojo Dibandingke Jadi Trending Topik di Twitter

Ilustrasi Twitter (Dok. Foto oleh Brett Jordan dari Pexels)

INDIESPOT.ID, Medan – Lagu yang dinyanyikan oleh Farel Prayoga dalam peringatan HUT ke-77 RI berjudul “Ojo Dibandingke” kini tengah trending di media sosial Twitter, Kamis (18/8/2022). Lebih dari 22ribu tweets dari warganet telah mencuitkan kata kunci “Ojo Dibandingke”.

Penampilan Farel Prayoga membawakan Ojo Dibandingke di hadapan Presiden Joko Widodo(Jokowi) diketahui, membuat para undangan bergoyang. Para undangan menikmati alunan musik yang dibawakan oleh Farel.

Tak sedikit, warganet yang berdecak kagum dengan aksi Farel yang berhasil membuat tamu Istana bergoyang.

“Baru kali ini lihat upacara seseru ini. Farel Prayoga kamu keren bawain lagu Ojo Dibandingke di Istana Presiden. Sayang pak Jokowi request lagu Joko Tingkir, tp musiknya blm siap,” cuit @hildaelina.

“Farel Prayogo anak SD Kelas 6 SD dari Banyuwangi ini mengundang detak kagum peserta upacara HUT RI KE-77 di Istana dengan lagunya Ojo Dibandingke,” kata @__wantaNKRI.

“HAHAHA Farel Prayoga nyanyi Ojo dibandingke dangdut koplo masuk istana wkwkwk,” ucap @majeedamrullah.

“Farel Prayoga goes to istana hahah, i proud of u dek,” ucap akun @jgwngrt.

Ada pula netizen yang menyoroti juru bahasa isyarat. Netizen mengatakan juru bahasa isyarat itu pun ikit bergoyang saat Farel menyanyikan lagu Ojo Dibandingke.

“Luar biasa. Juru bahasa isyarat ikut bergoyang Ojo Dibandingke – Farel Prayoga,” tulis @BiLLRaY2019.

“Salfok sama mbak mbak penerjemah bahasa isyarat iniz Setelah menerjemah selama Upacara tadi, penutupannya langsung Ambyar. Semangat mbak,” timpal akun @SportsTime_id disertai dengan potongan video penerjemah bahasa isyarat.

Sebagai informasi, Farel Prayoga merupakan penyanyi cilik kelahiran Banyuwangi, 8 Agustus 2010. Lagu “Ojo Dibandingke” merupakan lagu yang diciptakan oleh seniman asal Boyolali, Abah Lala. Liriknya didominasi oleh bahasa Jawa.

Dalam bahasa Indonesia berarti jangan dibandingkan. Liriknya berisi pengakuan seseorang tak bisa berlagak dalam mencintai kekasih. Sayang, pengorbanan dan ketulusan ini tiada arti. (Ika)