INDIESPOT.ID, Medan – Pengurus DPC Gerakan Nelayan Tani Indonesia (Ganti) Kabupaten Deliserdang resmi dilantik Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Rapidin Simbolon, Minggu 6 Mei, di di Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli.
Pelantikan itu dirangkai dengan menyerahkan tali asih kepada sejumlah anak yatim piatu. Pelantikan itu juga turut dihadiri DPC PDI Perjuangan Deli Serdang Eko Sopianto, Ketua Fraksi DPRD Deli Serdang Henri Dumanter Tampubolon, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Deliserdang Antoni Napitupulu dan Joni Hendri keliat, serta jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Deli Serdang.
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon dalam sambutannya berpesan agar DPC Ganti untuk fokus memperhatikan sektor pertanian dan maritim. Sebab, kedua sektor tersebut kurang mendapatkan perhatian.
“Negeri ini terlahir dari DNA pertanian dan maritim. Akan tetapi karena kurangnya perhatian di sektor ini membuat dunia pertanian kita tertinggal dari-negara lain,” ujarnya.
Karena itu, katanya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri mendorong agar kita kembali ke basic DNA bangsa ini. Yaitu pertanian dan maritim.
“Sebagai bukti konkretnya PDI Perjuangan memiliki wadah perjuangan nelayan dan petani yaitu Gerakan Nelayan Tani yang kita singkat dengan Ganti,” jelasnya.
Rapidin juga menjelaskan bahwa sesungguhnya Bung Karno lah yang memberi singkatan Petani dengan menyebutnya sebagai Penjaga Tatanan Negara Indonesia (Petani). Hal itu disampaikan Bung Karno pada tahun 1952.
”Bung Karno telah berpesan bahwa soal pangan bukan hanya soal pertanian belaka melainkan soal mati-hidupnya sebuah bangsa. Untuk itu sebagai kader-kader penerusnya Bung Karno kita harus kembali berjuang untuk merealisasikan cita-cita Bung Karno menjadikan negara ini berdaulat di bidang pangan,” ucapnya.
Rapidin menjelaskan, sektor pertanian butuh perhatian lebih. Mulai dari harga pupuk yang tinggi sementara harga komoditas pertanian sangat rendah yang berimplikasi pada rendahnya kesejahteraan petani.
“Pengurus Ganti harus bisa menjadi solusi bagi masalah disektor pertanian. Pengurus Ganti harus mendorong 4 hal untuk memajukan sektor pertanian yaitu, memajukan SDM petani, mendorong penyediaan modal dan pemanfaatan teknologi dan proteksi harga komoditas,” ujarnya.
“Jika empat hal ini bisa didorong maka kesejahteraan petani dan nelayan akan bisa diwujudkan,” sambungnya.
Terakhir, Rapidin berpesan agar pengurus Ganti tidak bersikap elitis ditengah-tengah masyarakat. Karena Bung Karno menginginkan kadernya tidak takut lumpur dan tanah kotor demi membangun bangsa.
“Lahan perjuangan Ganti adalah tanah berlumpur dan terik matahari, jadi jangan sampai ada pengurus Ganti takut sama lumpur dan tidak mau berkotor-kotor. Membaurlah dengan petani di sawah dan ladang bukan di loby-loby kantor atau hotel” Pungkas Rapidin,” tutupnya. (Satria)
