INDIESPOT.ID, Medan – Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 10 April 2022 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah 2.493 orang, yang terdiri 2.301 transmisi lokal dan 192 Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Sehingga angka kumulatifnya terus meningkat melebihi 5,8 juta orang sembuh atau tepatnya 5.804.402 orang (96,2%).
Sejalan itu, kasus aktif atau pasien positif yang membutuhkan perawatan medis, berkurang 1.451 kasus sehingga kumulatifnya 72.679 kasus (1,2%). Lalu, pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah 1.071 kasus terdiri 1.031 transmisi lokal dan 40 PPLN. Sehingga angka kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 6.032.707 kasus.
Sementara, pasien meninggal bertambah 29 kasus transmisi lokal dengan kumulatifnya mencapai 155.626 kasus (2,6%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 102.152 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 3.068 kasus.
Pada perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah 89.019 dengan totalnya melebihi 197 juta atau 197.493.411 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 90.366 orang dengan totalnya melebihi 161 juta atau tepatnya 161.423.404 orang. Serta vaksinasi ke-3 bertambah 575.334 dengan totalnya melebihi 27 juta atau 27.008.873 orang. Sementara target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.
Lebih lanjut, pada perkembangan per provinsi, angka kesembuhan harian bertambah dari 31 provinsi. Terdapat 5 provinsi dengan angka harian tertinggi diantaranya, DKI Jakarta 595 orang terdiri 495 transmisi lokal dan 100 PPLN dengan kumulatifnya 1.223.666 orang, diikuti Jawa Barat 398 orang terdiri 397 transmisi lokal dan 1 PPLN dengan kumulatifnya 1.069.813 orang, Banten 281 orang terdiri 212 transmisi lokal dan 69 PPLN dengan kumulatifnya 286.253 orang, Jawa Tengah 276 orang dengan kumulatifnya 580.510 orang, serta DI Yogyakarta 157 orang dengan kumulatifnya 208.978 orang.
Lalu, pada kasus terkonfirmasi positif harian bertambah dari 30 provinsi. Terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Diantaranya DKI Jakarta 370 kasus terdiri 340 transmisi lokal dan 30 PPLN dengan kumulatifnya 1.243.517 kasus, diikuti Jawa Barat 233 kasus terdiri 231 transmisi lokal dan 2 PPLN dengan kumulatifnya 1.102.548 kasus, Banten 104 kasus transmisi lokal dengan kumulatifnya 291.123 kasus, Jawa Timur 81 kasus terdiri 80 transmisi lokal dan 1 PPLN dengan kumulatifnya 574.574 kasus, serta Jawa Tengah 59 kasus transmisi lokal dengan kumulatifnya 625.693 kasus,
Pada kasus aktif di berbagai daerah, masih tersebar merata di 34 provinsi. Ada 5 provinsi dengan angka tertinggi diantaranya, Jawa Barat 17.057 kasus, Jawa Tengah 12.286 kasus, Papua 12.150 kasus, Lampung 8.535 kasus dan DI Yogyakarta 5.351 kasus.
Disamping itu, hari ini 10 provinsi bertambah kematian dari kasus transmisi lokal. Kasus harian tertinggi di Jawa Timur 6 kasus dengan kumulatifnya 31.511 kasus, diikuti 2 provinsi masing-masing 5 kasus di Jawa Tengah dengan kumulatifnya 32.897 kasus dan DI Yogyakarta dengan kumulatifnya 5.861 kasus. Lalu, 3 kasus masing-masing di DKI Jakarta dengan kumulatifnya 15.209 kasus dan Kalimantan Utara dengan kumulatifnya 855 kasus. Selanjutnya, 2 kasus masing-masing di Kalimantan Timur dengan 5.697 kasus dan Aceh dengan kumulatifnya 2.197 kasus. Sementara 3 provinsi lainnya masing 1 kasus yaitu Riau kumulatifnya 4.442 kasus, Sumatera Utara kumulatifnya 3.240 kasus dan Kalimantan Tengah kumulatifnya 1.486 kasus.
Selain itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 93.171.527 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 11.547.672 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 79.943.557 spesimen. Positivity rate spesimen (NAAT dan Antigen) harian di angka 2,13% dan positivity rate spesimen mingguan (3 – 9 April 2022) di angka 2,83%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 11 spesimen.
Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 75.097 orang dan kumulatifnya 61.255.169 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 55.222.462 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 83.321 orang. Sementara positivity rate (NAAT dan Antigen) orang harian di angka 1,43% dan positivity rate orang mingguan (3- 9 April 2022) di angka 2,37%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. (Dim/Rel)
