Site icon Indiespot.id

Soroti Aturan Boleh Bukber Tapi Dilarang Ngobrol, Netizen: Bukber Tema Membisu

Capture foto cuitan Twitter Netizen. (Dok. Twitter @ShofaSiti1/@Hasnala23@BobbyAndhika11)

INDIESPOT.ID, Medan – Pemberitaan mengenai kebijakan Satgas COVID-19 terkait protokol kesehatan (prokes) selama Ramadan tahun ini ramai diperbincangkan warganet. Terlebih lagi soal aturan buka bersama (bukber) yang diperbolehkan, namun tidak boleh ngobrol.

“Kalau buka puasa bersama sebaiknya dijaga jarak yang cukup dan tidak usah berbicara pada saat makan. Jangan lupa cuci tangan sebelum makan supaya kita betul-betul bersih dan sehat,” kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito.

Hal itu sontak menuai beragam komentar dari warganet, sehingga membuat kata kunci “Bukber” menjadi trending topic, pada Rabu (30/3/2022). Lebih dari 3ribu tweet telah berseliweran di lini masa Twitter.

Seperti apa komentar-komentar warganet menanggapi kebijakan tersebut? Simak cuitannya berikut ini;

“Aneh banget ini satgas covid. Yakali boleh bukber tapi nggak boleh ngobrol. terus ngapain bukber hellaaaawwww?!,” cuit @ikramarki.

“Boleh bukber gak boleh ngomong. Bikin aturan yang gak bisa dikontrol. Ibarat boleh ngelawak gak boleh ketawa,” kata @dr_tompi.

“Definisi Bukber tapi dilarang ngobrol jadi ngobrol via chat grup. #ramadhan2022,” tulis @Hasnala23

“Begini nih kalo aturannya boleh bukber tapi gak boleh ngobrol. Dari hati ke hati deh,” ujar @BobbyAndhika11 disertai unggahan meme.

“Bukber tema membisu,” cuit @___hannii. (Ika)