INDIESPOT.ID, Medan – Pasukan Rusia berhasil merangsek masuk hingga ke ibu Kota Ukraina, Kiev pada hari kedua invasi Rusia ke Ukraina. Pertarungan sengit antara kedua pasukan militer itu pun tak terelakkan. Bahkan, pertarungan sengit juga sempat terjadi di Ivankiv dan Dymer, dua wilayah di Kiev.
Dymer diketahui merupakan kota yang berjarak 45 kilometer (km) di sebelah utara Kiev. Sementara Invankiv berada di sebelah barat laut Kiev yang berjarak 60 km.
Di dua kota itulah pertarungan sengit sempat terjadi.
Fakta Peperangan Sengit Rusia Vs Ukraina:
1. Militer Rusia lakukan serangan roket ke Kiev
Tentara Rusia berhasil mencapai Dymer dan Invankiv pada Jumat (25/2/2022) pagi waktu Ukraina. Masukanya Rusia ke Dymer dan Invankiv ditandai dengan hantaman ‘serangan roket mengerikan’ di Kiev. Hal itu menandakan militer Rusia makin dekat.
Pertempuran di Dymer dan Invankiv tersebut terjadi di area-area permukiman. Hal ini diungkapkan militer Ukraina.
“Pasukan serangan udara dari Angkatan Bersenjata Ukraina tengah bertempur di area-area permukiman Dymer dan Invankiv,” tulis militer Ukraina dalam pernyataan via Facebook.
2. Pasukan Rusia masuk Kiev via Distrik Obolon
Sejumlah video yang beredar di media sosial (medsos) menunjukkan pasukan Rusia masuk Kiev melalui Distrik Obolon. Tampak konvoi kendaraan lapis baja melaju di jalanan Distrik Obolon tersebut. Video-video itu sepertinya direkam oleh warga dari rumahnya masing-masing.
3. Ukraina dorong warganya untuk membuat bom molotov
Kementerian Pertahanan Ukraina mendorong warga Distrik Obolon untuk membuat bom molotov. Hal ini dilakukan untuk melawan pasukan Rusia yang mendekati wilayah mereka.
“Kami mendorong warga untuk memberitahu kami pergerakan tentara, untuk membuat bom molotov, dan menetralkan musuh,” tulis Kementerian Pertahanan Ukraina dalam halaman Twitter resminya.
4. Jembatan Sungai Teteriv diledakkan untuk cegah Rusia masuk
Militer Ukraina meledakkan satu jembatan menuju ibu kota mereka, Kiev. Hal ini dilakukan untuk menghentikan pasukan Rusia ketika tersiar kabar pasukan Rusia mulai mendekat. Caranya, dengan meledakkan jembatan di atas Sungai Teteriv, yang terletak 50 kilometer di utara Kiev.
5. Ledakan dahsyat terjadi di Kiev dengan rudal balistik
Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina Valeriy Zaluzhny menyebutkan pihaknya mendeteksi empat rudal balistik yang diluncurkan dari wilayah Belarus.
“Empat rudal balistik ditembakkan dari wilayah Republik Belarus ke arah barat daya,” tulis Zaluzhny dalam akun Facebooknya. (Ika)
