Site icon Indiespot.id

5 Tanda Cowok Udah Nggak Sayang tapi Masih Bertahan

Ilustrasi Pria Sedang Berbohong (Dok. freepik)

INDIESPOT.ID, Medan – Dalam sebuah hubungan, pacaran hingga bertahun-tahun terkadang menjadi prestasi tersendiri. Jelas mempertahankan hubungan dalam waktu yang lama tentu bukanlah perkara yang mudah. Karena mereka yang bertahan lama belum tentu karena cinta lho. Bisa saja karena mereka tak ingin merasa kesepian saja atau belum nemu yang baru.

Nah, kalau kamu ada di hubungan yang sudah berjalan tahunan, kamu harus tahu nih tanda- tanda apa bedanya dia yang masih bertahan karena cinta dan dia yang cuma ngga mau kesepian aja. Check it out!

1. Dia yang cinta akan membawa hubungan lebih terarah, sementara yang takut kesepian nggak punya tujuan yang jelas

Pacar idaman itu nggak cuma pacar yang tampan dan mapan, tapi pacar yang menawarkan keseriusan dalam hubungan. Punya visi dan misi yang sama. Nah, itulah yang akan ditawarkan priamu, yang mencintaimu dengan sungguh-sungguh. Ia akan paham bahwa cewek nggak lagi butuh coklat atau es krim, tapi butuh kepastian. Ia akan berpikir bagaimana masa depan akan diperjuangkan bersama.

Sementara, cowok yang hanya mempertahankanmu karena takut kesepian, kamu nggak akan merasakan obrolan tentang masa depan. Hubunganmu seolah jalan di tempat karena yang dia bicarakan hanya apa yang saat ini kalian alami berdua saja.

2. Dia yang cinta nggak mempermasalahkan jarak, bukan malah posesif

Mereka yang posesif adalah orang yang bertahan hanya karena nggak mau kesepian. Waktumu harus seluruhnya diperuntukkan untuknya. Bahkan berpisah denganmu sebentar saja dia enggan. Kamu mungkin akan berpikir bahwa dia adalah pasangan yang sangat mencintaimu. Karena setiap waktunya ingin dia habiskan bersamamu. Sampai kadang kamu nggak memiliki waktu untuk menyelami hal-hal yang sangat kamu gemari. Ingat, posesif sama sekali bukan tanda dia mencintaimu.

Sementara dia yang bertahan karena cinta, sikapnya tentu jauh berbeda. Dia yang cinta akan menjadi orang yang paling mempercayaimu. Itulah mengapa dia nggak mempermasalahkan adanya jarak dalam hubungan kalian. Karena dia sadar, meski kamu pasangannya tapi kamu juga akan butuh waktu untuk dirimu sendiri.

3. Dia yang cinta tahu cara menghargai pasangan, sementara yang kesepian akan memperlakukanmu seenaknya

Pacar yang mempertahankanmu karena hanya takut jomblo dan tak lagi ada yang memperhatikan dirinya, akan memperlakukanmu seenaknya. Nggak jarang dia akan membatalkan janji seenaknya, bersikap posesif tapi nggak pernah mau kamu larang. Namun ketika kamu mulai menunjukan niatan untuk berpisah, dia akan menggunakan seribu cara untuk menahanmu.

4. Yang serius akan bertahana dalam kondisi apapun, dia yang kesepian datang saat butuh

Coba tanya lagi ke dirimu, apa gunanya pacar? Pasti kamu akan jawab muntuk berbagi suka duka berdua. Sayangnya, kamu tidak akan merasakan suka dan duka berdua, jika pacarmu ini bertahan padamu hanya karena takut kesepian. Karena dia datang kepadamu ketika ia jatuh dan kehilangan segalanya, karena hanya kamulah yang masih bersedia menerimanya dengan lapang dada. Maka dari itu, dia mempertahankanmu sekuat tenaga. Sementara kalau yang cinta? Ya nggak perlu ditanya lagi, apapun kondisimu, dia akan terus bertahan di sisimu.

5. Dia yang cinta punya waktu menetralkan masalah, yang sepi nggak punya waktu untuk hal itu

Siapa yang nggak mau punya hubungan yang langgeng. Semua pasti mau. Tapi supaya hubungan punya masa depan yang baik dan yang pasti langgeng, masalahnya memang jangan sampai dipelihara berlarut-larut lamanya. Kalau bisa langsung diselesaikan saat itu juga. Nah, masalahnya kalau kamu memiliki pacar yang sampai saat ini bertahan denganmu bukan karena masih sayang, tapi sebatas takut merasa sendirian, dia pati akan menyepelekan masalah. Bagi dia toh masalah akan berlalu dengan sendirinya. Kamu akan bersikap seperti biasa nantinya. Padahal masalah yang ditumpuk hanya akan merugikan kalian sendiri nantinya.

Berbeda dengan pacar yang mencintaimu. Dia akan langsung menyelesaikan masalahnya denganmu, karena ia ingin kembali hubungan yang adem-ayem. Ia mengajarkanmu kedewasaan, bahwa masalah ada untuk dihadapi, bukan malah dihindari.

Setiap dari kita selalu punya alasan untuk mempertahankan hubungan. Mulai dari hubungan yang sudah terjalin lama, sampai memang masih sangat mencintai pasangan. Tapi kalau pacarmu justru mempertahankan kamu hanya karena merasa takut kesepian, kamu harus berani ambil langkah lho. (Ika)