Site icon Indiespot.id

Ini 5 Bekal yang Perlu Dipersiapkan untuk Kamu yang Ingin Jadi Penulis Lho, Kamu Pasti Bisa!

Ilustrasi Writer (Dok. freepik)

INDIESPOT.ID, Medan – Menjadi seorang penulis bukanlah perkara yang mudah. Memang, menulis bukanlah talenta yang diberikan Tuhan, karena pekerjaan ini hanya membutuhkan kemauan untuk belajar. Selama kamu nggak memiliki semangat untuk belajar, maka cita-cita untuk menjadi penulis hanya mimpi di siang bolong. Maka dari itu sangat amat dibutuhkan konsisten dalam melatih diri.

Nggak dipungkiri lagi, di mata penulis pemula menulis amatlah sukar. Mereka hanya mentok di depan laptop. Parahnya, sering kali tulisan yang mereka rangkai tidak tuntas.

Hambatannya ada-ada saja. Salah satunya saat bersamaan ia ingin menjadi penulis sekaligus editor. Padahal, menjadi penulis dan editor merupakan dua jenis pekerjaan yang berbeda. Karena hal itu harus dikerjakan dalam waktu yang berbeda.

So, buat kamu yang pengen banget jadi penulis, kamu harus berani untuk konsisten nih dari sekarang. Tapi selain itu kamu juga harus memiliki aktivitas yang dapat mendukung kariermu sebagai penulis. Jika nggak, jangan harap karier menulismu akan berjalan lurus dan mulus. Kira-kira apa saja sih? Yuk cek aktivitas-aktivitas yang bisa mendukungmu sebagai penulis pemula.

1. Memiliki hobi membaca

Sebagai seorang penulis pemula kamu harus ulet dalam membaca. Ini adalah resep klise dalam menulis. Tanpa membiasakan diri untuk membaca, maka kamu nggak dapat mewujudkan dirimu sebagai penulis. So, mulai sekarang kamu bisa baca buku apa aja. Selama itu dapat menambah kosa katamu, maka teruslah membaca. Tanpa lelah. Apalagi menyerah.

2. Menerima kritikan dari pembaca

Bagi para pembaca, selalu aja ada sisi buruk yang akan ditemukan di dalam tulisanmu. Nggak salah kalau banyak muncul kritikan yang siap menghantam tulisan yang kamu hasilkan.

Sebagai penulis pemula, kamu harus dewasa. Usahakan untuk menerima setiap kritikan pembaca dengan hati yang lapang, ya. Berbesar hatilah dan mau menerima setiap kritikan. Anggap aja kritikan sebagai rasa sayang dari pembaca. Biar tulisanmu makin bagus dari hari ke hari, terimalah setiap kritikan yang masuk.

3. Terus belajar untuk memperindah tulisanmu

Saat kamu sudah menjadi penulis, kamu harus memiliki jiwa belajar tanpa henti. Karena menulis merupakan proses belajar sepanjang waktu. Kamu nggak boleh berhenti di tengah jalan. Apalagi penulis pemula, tentu kamu harus menyakinkan diri kalau kamu mau untuk terus belajar. Jangan patah semangat di tengah jalan.

Setelah menyelesaikan satu tulisan haram hukumnya untuk cepat puas dengan pencapaian. Kamu harus jadikan satu pencapaian sebagai ajang untuk belajar. Kamu harus terus belajar. Agar tulisanmu makin bagus di mata pembaca. Semangat!

4. Berani untuk berbenah diri

Kalau suatu saat tulisanmu dikritik oleh orang lain, kamu jangan langsung down, ya. Karena biasanya akan ada hikmah yang akan kamu dapatkan. Kamu harus berbenah diri. Usahakan untuk mengambil sisi postif dari setiap kritikan, kemudian berbenah. Kamu punya kesempatan untuk belajar di balik kritikan yang ada. Dengan begitu, karyamu nggak akan berjalan di tempat. Monoton dan itu-itu aja. Ingat, penulis tidak boleh anti kritik. Ingat itu!

5. Tidak cepat merasa puas

Apabila kamu sudah besar, sudah menjadi penulis yang cukup keren, ada baiknya jangan cepat puas. Anggap aja setiap pencapaian yang ada sebagai pijakan bagi kakimu untuk melangkah lebih jauh lagi. Pencapain-pencapain itu harus kamu jadikan motivasi untuk melangkah jauh ke depan. Terus terbang mencapai pencapaian demi pencapaian di tangga hidup selanjutnya. Kamu berhak untuk melangkah dengan mahakarya yang menguncang dunia.

Itulah beberapa tips untuk kamu yang ingin jadi penulis. Belajarlah untuk terus berkarya dari waktu ke waktu. Jangan cepat puas dengan prestasi, ya. Semangat! (Ika)