Site icon Indiespot.id

Antisipasi Banjir, Bobby Nasution Fokus Kurangi Jumlah Titik Genangan Air

Bobby Nasution Kami ingin upayakan mengurangi jumlah titik genangan (Istimewa)

INDIESPOT.ID, Medan – Untuk mengatasi masalah banjir di Kota Medan, Pemko Medan melakukan beberapa tahap penanganan. Untuk tahapan terdekat, Walikota Medan, Bobby Nasution mengungkapkan pihaknya akan berupaya mengurangi jumlah titik genangan air.

“Kami ingin upayakan mengurangi jumlah titik genangan. Kemarin saya sampaikan ada 1000 lebih (titik), 1300 yang kita catat kemarin pada saat debit hujan sangat tinggi ada 1500 genangan. Ini kita coba terus untuk mengurangi jumlah titik,” ujar Bobby, Kamis 2 Desember.

Bobby menambahkan, selain belum bisa mengurangi semua titik genangan, Pemko Medan juga sudah memetakan titik mana yang intensitas genangan airnya diatas 5 jam.

“Saya lihat masih ada yang diatas 8 jam, minimal diatas 8 jam hilang. Itu yang saya sampaikan. Target kita itu, walaupun belum semua titik kita selesai kan,” ucapnya.

Selain itu, ia menegaskan jika pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan stakeholder. Sebab, aliran genangan air akan dibagi antara ke sungai atau ke bawah tanah

“Persentase pembagian yang masuk dalam tanah dan buang ke sungai harus jelas. Harus koordinasi dengan provinsi Sumatera Utara, Kementerian PU yang membawahi sungai,” sebutnya.

Ia mengungkapkan, salah satu faktor yang membuat genangan air lantaran sistem drainase yang buruk. Ia menyebutkan, selain sedimentasi, drainase juga banyak yang tertutup bangunan milik masyarakat.

“Makanya saya minta UPT di kewilayahan bersama camat harus paham betul. Mana yang mengganggu drainase kita, apakah sedimentasi drainase atau masyarakat yang bangunan menyalah. Seperti buat pagar atau garasi yang menutupi drainase, itu yang harus bisa dipetakan berapa kawasan masyarakat yang benyak melakukan hal itu,” ungkapnya.

Selain itu, Bobby Nasution mengaku jika Pemko Medan telah menganggarkan Rp 1 triliun lebih untuk penanganan banjir dan jalan rusak pada tahun 2022.

Untuk itu, ia menargetkan realisasi anggaran untuk sektor pembangunan infrastruktur diatas 90 persen pada tahun 2022.

“Untuk infrastruktur sudah diketok Rp 1 triliun lebih. Ini saya minta harus terealisasi, saya tak mau dibawah 90 persen untuk infrastruktur,” katanya. (Satria)