INDIESPOT.ID, Medan – Seorang pengungsi asal Afganistan di Kota Medan sempat melakukan percobaan bunuh diri dengan membakar tubuhnya, Selasa, 30 November kemarin. Akibat aksinya itu, pengungsi bernaha Ahmad Shah (22) itu mengalami luka bakar yang cukup parah.
Untuk mendapatkan penanganan medis yang baik dan cepat, ia pun dipindahkan dari Rumah Sakit (RS) Siloam ke RSUP H Adam Malik, Kota Medan.
Humas RSUPH Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak saat dikonfirmasi wartawan membenarkan hal tersebut. Pengungsi itu, dirujuk, Selasa, siang.
“Sudah dirujuk kemarin, Selasa siang, 30 November 2021, sekitar pukul 14.00 WIB,” ucap Rosario, Rabu, 1 Desember. Terkait penanganan medis yang akan diberikan kepada pengungsi itu, Rosario enggan membeberkannya. Sebab, hal itu berkaitan dengan status pengungsi yang dibawah pengawasan UNHCR.
“Gini ya, dia kan pengungsi. Ada organisasi menaunginya, untuk saat ini. Kita berkoordinasi dengan organisasi tersebut. Mekanisme penyampai informasi terkait dengan pasien ini,” sebut Rosario. Ia juga enggan menjelaskan kondisi pengungsi itu saat ini.
“Saya belum bisa menjawab penanganan dan hal-hal lainnya. Saya hanya bisa menjawab betul pasien ada di Adam Malik sudah dirujuk dari RS Siloam,” ucap Rosario.
Sebelumnya, Seorang pengungsi bernama Ahmad Sah bakar diri di depan gedung Forum Nine Office Building di Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Selasa 30 November.
Koordinator pengungsi di Kota Medan Afghanistan Muhammad Juma Mose menjelaskan bahwa rekannya sesama pengungsi mencari suaka itu, diduga mengalami depresi. Sehingga mengambil jalin pintas untuk bunuh diri dengan cara membakar tubuhnya.
“Luka bakar 75 persen, sekarang dirawat di rumah sakit Siloam. Dia (Ahmad Sah) mengalami depresi atau gangguan jiwa,” ungkap Juma kepada wartawan di lokasi kejadian.
Juma mengungkapkan sebelum kejadian tersebut, dirinya bersama pengungsi yang lain mencoba menghalangi Ahmadsyah yang hendak membakar dirinya. Kemudian, membujuk korban tidak melakukan hal tersebut.
“Dia sudah menyiram tubuhnya dengan bensin. Dia juga memegang mancis (korek api) ditangan kanan dan kiri,” ucap Juma.
Juma menjelaskan aksi bakar diri sebagai bentuk frustasi dihadapi Ahmad Sah, termasuk pengungsi Afghanistan tersebut. Karena, sampai saat ini. Mereka belum juga dikirim ke negara ketiga.
“Korban bolak balik minta sama IOM dan UNHCR untuk perhatikan. Tapi mereka tidak memperhatikan. Akhirnya dia nekat membakar diri. Badannya parah terbakar kanan kiri,” ucap Juma.
Juma mengatakan api di badan Ahmad Sah berhasil dipadamkan, oleh pihak sekuriti gedung Forum Nine. Kemudian, korban dievakuasi ke RS Siloam yang persis berada didepan gedung tersebut.
“Api sudah dipadamkan sama sekuriti dengan alat pemadam api,” kata Juma. (Satria)
