indiespot.id – Asahan, Pelaku penjambretan handphone milik seorang pegawai negeri sipil bernama Nurhayati Dahlan (58), terpaksa ditembak petugas kepolisian lantaran melawan saat akan ditangkap.
Pelaku bernama M. Afandi (28) dan temennya yang masih buron bernama Riski.
Kasatreskrim Polres Asahan, AKP Rahmadani, mengatakan peristiwa penjambretan terjadi pada (23/2) saat itu korbannya sedang mengendarai motor di Kelurahan Tegal Sari, Kecamata Kisaran Barat.
Saat ini kata Rahmadani, “Satu dari dua orang pelaku telah ditangkap Senin, (22/3) di Kelurahan Mutiara, Kabupatan Asahan, Sumatera Utara”, ujaran Rabu (24/3).
Namun, saat akan dilakukan penangkapan tersangka disebut melakukan perlawanan.
“Ternyata tersangka mencoba melawan petugas sehingga diambil tindakan tegas dan terukur, kemudian tersangka dibawa ke RSUD di Kabupaten Asahan, untuk mendapat perawatan. Setelah itu tersangka dibawa ke Polres Asahan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” kata Rahmadani.
Tersangka kini telah mengakui perbuatannya yang dilakukan bersama temannya bernama Riski.
Dari tangan tersangka juga diamankan barang bukti satu unit sepeda motor Honda beat warna merah yang digunakan merampok dan 1 unit HP merek Vivo Y 53 yang diduga milik korban.[e3]
