Bika Ambon : Kue Khas Kota Medan, Tak Cukup Sepotong

  • Whatsapp
Bika Ambon. Foto: L Priatna /indiespot.id

indiespot.idMedan, Bika Ambon, kue berbentuk pipih dominan berwarna kuning yang permukaannya tampak memiliki pori-pori.

Bika Ambon terbuat dari campuran beberapa bahan-bahan seperti : telur, santan, gula dan tepung.

Bacaan Lainnya
Foto: L Priatna /indiespot.id

Termodifikasi dari kue khas melayu yaitu Bika atau Bingka, selanjutnya di modifikasi dengan tambahan air nira sebagai pengembang pengantin ragi dalam adonan, hingga memiliki tekstur pori-pori dan menjadi pembeda dengan bika melayu.

Foto: L Priatna /indiespot.id

Di Medan, Ny. Ahun (85), sejak tahun 1983 telah mulai memasarkan Bika Ambon di jalan Sekip, Medan. “Seingatnya pada tahun 1971 di Pangkalan Susu, Langkat, Sumatera Utara, ibu saya Ny. Alonan sudah memproduksi Bika Ambon, banyak yang menyukai dan memesannya, itu alasan saya melanjutkannya” kata Ny. Ahun beberapa waktu lalu.

Foto: L Priatna /indiespot.id

Menganalisa penamaan Bika Ambon, mengutip penjelasan sastrawan dan sejarahwan, M. Muhar Omtatok, “kenapa kue ini disebut Bika Ambon. ? Karena, dipopolerkan petama kali di simpang jalan Ambon – Sei Kera, Medan,”

Foto: L Priatna /indiespot.id

Cerita yang lainnya menyebut. Ambon bukanlah istilah yang menyatakan nama jalan tempat Bika Ambon ini populer, asal orang yang membawa Bika Ambon ini, atau akronim nama daerah asal Bika Ambon, tetapi istilah tersebut dalam bahasa Medan berarti lembut.

Foto: L Priatna /indiespot.id

Hingga kini, belum ada titik jelas sejarah penamaan bika ambon, menandakan masih ada jejak sosiokultur yang belum tersibak pada sepotong kue Buka Ambon.[e3]