Indiespot.id-Jakarta. Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah (Amphuri) meminta pemerintah meprioritaskan pemberian vaksin Covid-19 bagi jemaah haji dan umrah yang akan berangkat tahun ini.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Amphuri Firman M Nur mengatakan, diperkirakan sekitar 110 ribu jemaah haji dari Indonesia akan berangkat tahun ini. Namun jumlah tersebut belum secara resmi diumumkan oleh Kementerian Agama.
“Haji (ada) batasan kuota, karena resmi akan ada dari kementerian haji (agama) kami mendapat estimasi 50 persen dari kapasitas sekitar 110 ribu jatah Indonesia tahun ini,” kata Firman, Selasa (26/1) dikutip dari Kumparan.
Ia mengungkapkan, Indonesia mendapat privilege dari pemerintah Arab Saudi terkait batasan umur jemaah yang diperbolehkan berangkat di tengah pandemi, yaitu diperbolehkan hingga 60 tahun, sebelumnya hanya 50 tahun.
Selain itu, kebijakan ibadah haji dan umrah kini diberlakukan lebih ketat dan dimonitor langsung oleh Pemerintah Arab Saudi. Pengetatan dilakukan pada saat jemaah haji dan umrah berangkat dan pulang dengan mewajibkan swab test atau PCR.
Untuk itu, pihaknya meminta agar Pemerintah dapat memprioritaskan vaksinasi terhadap jemaah yang akan berangkat di tahun ini guna para jemaah dapat beribadah dengan aman.
“Solusi terbaik jemaah haji tahun ini mendapat vaksin sebelum berangkat,” imbuhnya.
Sebelumnya, Kementerian Agama pun telah menyurati Menteri Kesehatan. Surat tertanggal 5 Januari 2021 itu terkait permohonan dukungan perlindungan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia.
“Dalam rangka menjamin dan memberikan perlindungan, kami telah bersurat ke Menkes, meminta agar jemaah haji tahun 1442H/2021M mendapatkan prioritas vaksinasi Covid-19,” terang Menag di Jakarta, Selasa (19/01).
Menag Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, jika tidak ada halangan, maka kelompok terbang (kloter) pertama rencananya berangkat 15 Juni 2021.
“Kami masih menunggu respons dari Menkes. Kami harap ini bisa segera dilakukan, utamanya setelah ada kepastian dari Arab Saudi terkait penyelenggaraan dan kuota haji 1442H/2021M,” tandasnya. (EA)
