Site icon Indiespot.id

Beri Bantuan ke Satgas Covid-19 Sumut, Edy Rahmayadi Apresiasi Perhatian PLN

Indiespot.id-Medan. Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengapresiasi PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumut yang memberikan bantuan Alat Pelindung Diri kepada Satgas Penanganan Covid-19 Sumut.

“Kita ucapkan terima kasih banyak. Penanganan Covid-19 ini memang harus kita prioritaskan dan harus kerja sama dari semua pihak,” ucap Edy Rahmayadi yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Sumut, usai menerima bantuan dari General Manager PT PLN UIW Sumut M Irwansyah Putra, di Rumah Dinas Gubernur Sumut Selasa (17/11).

Bantuan senilai Rp151.407.000 tersebut diberikan berupa face shield 340 pcs, kacamata googles 340 pcs, masker bedah 444 pcs, baju hazmat 500 pcs, sepatu boots 200 pasang, dan shoes cover 53 box.

Bantuan ini akan segera disalurkan untuk petugas medis guna mempercepat penuntasan pandemi Covid-19 di Sumut.
Dalam kesempatan itu, Edy menerangkan, Sumut tengah melakukan penjajakan kerja sama dengan Korea Selatan untuk memenuhi energi listrik 4.800 megawatt.

Nantinya, listrik tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Simalungun.

“Saya sudah sampaikan dengan Dirut dan Pak Luhut (Menko Marvest), dan ini belum adat titik terang. Akhirnya kita mengambil alternatif membuat power plan 4.800 megawatt yang digunakan nanti untuk energi di KEK Sei Mangkei. Dan diharapkan ini tidak akan menganggu regulasi yang ada di Sumut,” terang Edy.

Edy mengatakan, kebutuhan energi ini sangat penting agar investor yang akan berinvestasi di KEK Sei Mangkei tidak mengalihkan investasinya. Dengan investasi itu diperkirakan dapat mengurangi jumlah pengangguran yang ada di Sumut sebanyak 1.100 jiwa dari data saat ini.

Sebelumnya, General Manager PT PLN UIW Sumut M Irwansyah Putra dalam kunjungan itu menyatakan bahwa bantuan APD ini merupakan kepedulian PLN Sumut dalam percepatan penanganan Covid-19 di Sumut.

Terkait kebijakan Gubernur Sumut yang akan membangun pembangkit listrik di daerah ini, di luar PLN, Irwansyah mengatakan hal itu dapat dipahami oleh pihak PLN, karena kebutuhan yang mendesak untuk mendatangkan investor di Sumut.

“Ada pun kebijakan Pak Gubernur untuk membangun pembangkit dan lain sebagainya, itu di luar daripada konsentrasi kerja. Namun koordinasi kerja tetap berjalan, ini merupakan salah satu cara untuk mendatangkan investor ke Sumut,” katanya. (EA)