Indiespot.id-Medan. Masker kain menjadi alternatif bagi masyarakat akibat keterbatasan masker medis di tengah pandemi Covid-19. Pemerintah bahkan telah menetapkan SNI masker kain yang beredar di masa pandemi, yakni minimal dua lapis kain dengan bahan serat alam seperti katun.
Namun tahukah kamu? Sebuah studi penelitian menemukan, masker berbahan sutra ternyata memberikan perlindungan yang lebih efektif daripada katun. Studi ini diteliti oleh para ilmuwan di University of Cincinnati, Cincinnati, Ohio, Amerikaneli.
“Meski masker medis dan N95 tetap menjadi perlindungan terbaik, tapi masker berbahan sutra memiliki sifat yang membuatnya mampu menolak tetesan,” tulis para peneliti dalam studi yang dipublikasikan di jurnal PLOS One.
Penelitian ini membandingkan efektivitas masker yang terbuat dari bahan katun, poliester, dan sutra. Di mana peneliti menggunakan kain sutra 100 persen yang tersedia secara komersial di mana-mana.
Para peneliti mengukur hidrofobisitas kain (yang menentukan seberapa kecil tetesan aerosol masuk dan keluar) serta daya tahan udara dari setiap masker. Mereka juga menguji bagaimana kain bekerja setelah beberapa kali proses pencucian.
Hasilnya, kain sutra mampu mengusir dan menahan penetrasi tetesan aerosol lebih baik dibandingkan dengan masker kain lainnya. Peneliti pun menemukan jika kain sutra memiliki tingkat hidrofobisitas paling tinggi dibandingkan dengan katun dan poliester. Bahkan setelah dicuci berulang kali, kain sutra tetap menjalankan fungsinya dengan baik.
Minusnya, kain sutra cenderung lebih mahal dibandingkan kain katun. Selain itu, sifatnya yang ringan juga membuat kain mudah tersedot ke mulut saat menarik napas. (EA)
