Indiespot.id-Medan, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memantau langsung operasi yustisi pengawasan masker oleh Polisi, TNI dan Satpol PP di Lapangan Merdeka Medan, Selasa (15/9).
Operasi yustisi tersebut juga mengamankan sejumlah mayarakat yang masih tidak menggunakan masker. Adapun hukumannya, warga disuruh melakukan aktivitas kebersihan seperti menyapu hingga harus bernyayi lagu-lagu nasional.
“Banyak dari masyarakat belum mematuhi. Makanya masih banyak yang dihukum. Obat kita yaitu pendisiplinan protokol kesehatan. Itu obat untuk COVID-19. Tapi masih kita lihat begitu banyak rakyat yang harus menerima dengan hukuman,’’ ujar Edy Rahmayadi.
Mantan Pangkostrad itu mengatakan, masih banyak masyarakat yang melanggar aturan dengan dihukum dengan beberapa kriteria. Namun ia prihatin sebab lebih banyak pula yang memilih dihukum menyapu.
“Rakyat-rakyat kita yang dihukum, disuruh pilih nyanyi lagu satu nusa, satu bangsa atau padamu negeri atau nyapu. Mereka malah milih nyapu, berarti banyak yang tidak hafal, kalau bukan kita yang menghafal, masa orang Malaysia kita suruh hafal, apalagi orang Thailand atau orang Amerika,” ujar Edy. (E4)
