Indiespot.id-Sumut, D (22) kini harus pasrah menerima kenyataan, setelah dirinya menemukan calon suaminya MA (20) tewas gantung diri di rumahnya di Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, tepat 2 hari jelang pernikahannya, yang seyogianya dilaksanakan pada Jumat (7/8).
D melalui akun Facebook pribadinya, ia menyampaikan klarifikasi seputar pemberitaan tentang kematian calon suaminya. D mengaku dirinya telah berusaha menolong MA, sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.
“Aku cuman mau kasitau bagaimana kejadian sebenarnya? Jam 6.00 dia (MA) kabari aku, dia katanya mau datang kerumah. Sampai jam 6.25 aku kabari lagi, dia bilang lagi di jalan. Hampir setengah jam ditunggu, perasaan aku gk enak, akhirnya aku ke rumahnya yang berjarak 10 menit,” tulis D dalam akun Facebook-nya, Kamis (6/8).
Setelah tiba di rumahnya, D mencoba mencari keberadaan MA, mulai dari ruang tamu, kamar hingga akhirnya mendapati MA tergantung dengan seutas tali di dapur rumahnya.
“Sampai di dapur, aku temui dia berdiri dan kedua kakinya menyentuh lantai dengan Ikatan tali di leher. Bukan tergantung kayak di berita. Akhirnya aku putus talinya dibantu adiknya. Aku juga meriksa denyut nadinya dan masih bernafas,” sambung D, yang telah berpacaran dengan MA selama 6 tahun tersebut.
D juga mengaku kecewa, ketika dirinya meminta bantuan untuk membawa MA ke rumah sakit. D mengaku tidak ada yang menghiraukan usahanya tersebut, agar MA segera mendapatkan pertolongan.
“Aku perempuan punya tenaga terbatas, jadi tidak kuat angkat dia sendirian. Bayangkan juga orang yang masih bernyawa dan kritis dibiarkan 2,5 jam di kamar mandi yang dingin, malah disediakan bantal,”
“Banyak juga yang menyalahkan aku, karena kejadian terjadi setelah dia menelpon aku, padahal kami tidak berantam, kami baik-baik saja, dia anak laki-laki dari keluarga yang orangtuanya uda pisah, dia berharap orangtuanya ada untuk dia saat acara nanti,” ujar D. (E4)
