Indiespot.id-Medan. Masker sudah menjadi hal yang sangat akrab bagi masyarakat semenjak pandemi Covid-19. Mematuhi protokol kesehatan, setiap orang yang beraktivitas di luar rumah wajib memakai masker demi menghentikan laju penyebaran virus corona.
Namun, penggunaan masker dalam jangka waktu yang lama sering dikeluhkan karena menyebabkan permasalahan pada kulit, seperti iritasi dan berjerawat. Hal ini dikarenakan ketika seseorang bernafas, kelembapan menumpuk dan terperangkap di wajah yang membuat sirkulasi udara tidak berjalan baik.
Dikutip dari Dreamers.id, Penelitian yang diterbitkan oleh Journal of American Academy of Dermatology melaporkan setidaknya 83 persen pekerja kesehatan di Hubei, Tiongkok menderita masalah kulit pada wajah.
Kini tak perlu khawatir lagi karena para dermatologis sudah memberikan tips untuk mengatasi permasalahan tersebut. Apa saja? Berikut Indiespot rangkum dari berbagai sumber tips mengatasi permasalahan kulit akibat penggunaan masker.
1. Gunakan Masker Berbahan Lembut
Dermatologis menganjurkan agar menggunakan masker kain yang 100 persen terbuat dari katun. Bahan tersebut dianggap tetap membuat kulit bernapas. Kamu juga bisa menambahkan tisu atau kain untuk meningkatkan efektifitas pada penggunaan masker.
2. Ganti Masker Setiap 4 Jam Sekali
dr Reisa Broto Asmoro selaku Tim Komunikasi Publik GTPN Covid-19 menyampaikan jika masker harus diganti setelah 4 jam digunakan agar tetap terjaga kebersihannya. Tetapi, apabila masker basah atau lembab maka harus segera diganti. Sebaiknya kamu membawa beberapa masker ketika harus beraktivitas di luar ruangan.
3. Hindari Pemakaian Skincare yang Berlebihan
Ketika menggunakan masker ada baiknya kamu mengurangi penggunaan produk skincare. Hal tersebut disarankan oleh Dr. S. Tyler Hollmig, direktur bedah dermatologis di Dell Medical School di University of Texas, karena masker dapat menghambat proses penyerapan produk ke kulit.
4. Hindari Merias Wajah
Selain produk skincare, kamu juga perlu mengurangi penggunaan make-up pada saat memakai masker. Ini dikarenakan produk make-up dapat menempel pada permukaan masker dan membuat masker menjadi kotor, serta terkontaminasi oleh produk make-up.
Hal tersebut direkomendasikan oleh Radhika Patel, perawat dermatologi di Wise Center for Plastic Surgery di Wayne. Jika memang terpaksa, segera bersihkan riasan dan cuci muka setelah melepaskan masker. Namun Patel menyarankan untuk tetap memakai tabir surya secara konsisten setiap dua jam.
5. Cuci Masker dengan Pembersih yang Lembut
Sama seperti bahan masker, pembersih masker juga sebaiknya menggunakan bahan yang lembut. Saat mencuci masker kain, gunakan pembersih yang lembut, tidak banyak wewangian, dan dipastikan tidak mengandung alergen. Periksa kandungan di dalamnya guna mengurangi iritasi yang bisa disebabkan penggunaan deterjen.
“Anda perlu memperlakukannya seperti pakaian dalam dan sering-sering mencucinya”, kata Dr. Candrice Heath, asisten profesor dermatologi di Sekolah Kedokteran Lewis Katz di Universitas Temple. (EA)
