Site icon Indiespot.id

Aksi Teror Sejak 2017, Warga Masih Kesulitan Ungkap Sosok Misterius Penghisap Darah

Warga di Desa Pohan Tonga, Siborongborong masih kesulitan ungkap diduga Palasik yang meneror hewan ternak. (indiespot.id/istimewa)

Indiespot.id-Sumut, Menurut laporan sejumlah masyarakat di di Desa Pohan Tonga, Siborongborong, Sumatera Utara, serangan sosok diduga Palasik ternak tersebut, sudah terjadi sejak tahun 2017, namun hingga kini belum juga terungkap.

“Kapolsek Siborongborong Silalahi, yang melaporkan sebenarnya kalau teror ini sudah terjadi beberapa tahun berturut turut, sejak tahun 2017, 2018 dan 2019 yang menyerang hewan ternak warga seperti, bebek, entok dan angsa,” ujar Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan, Rabu (24/6).

Nikson menambahkan, diirinya baru mengetahui bahwa teror misterius tersebut telah terjadi sejak 2017, setelah menggelar rapat dengan Muspika setempat, Selasa (23/6).

“Aksi diduga Palasik penghisap darah ini tidak diketahui warga, makhluk itu hilang tanpa jejak. Selain itu palasik tersebut beraksi hanya dalam waktu tertentu  saja dalam setahun, setelah itu menghilang seperti musiman gitu,” ujar Nikson.

Sayembara Berhadiah Rp 10 Juta

Sayembara berhadiah uang tunai sebesar Rp 10 Juta telah disiapkan Nikson, bagi siapa pun yang bisa mengungkap kasus teror misterius tersebut.

“Hadiahnya Rp10 juta, ya biar semangat regu-regu juga untuk membuktikan kebenaran bahwa apakah itu mistis apakah itu nyata? Dengan sayembara ini semua pihak jadi berperan aktif,” ujar Nikson.

Tidak hanya menyiapkan hadiah uang, Nikson juga memerintahkan kepada Polisi, TNI dan BKSDA terus melakukan patroli. Nikson juga telah berkordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup agar membuat surat edaran, yang isinya mengimbau masyarakat apabila hewan ternaknya jadi korban, segera bawa ke rumah sakit, agar diautopsi.

“Dalam upaya mempermudah pencarian sosok misterius tersebut, saat ini juga kami telah memasang camera di beberapa titik,” tambah Nikson. (E4)