indiespot.id – Medan, Pihak kepolisian menggelar pra rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan ayah tiri terhadap dua anaknya di Jalan Brigjen Katamso, Gang Abadi, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Senin (22/6).
Dalam pra rekonstruksi itu terungkap bahwa pelaku merasa sakit hati kepada anak-anak tirinya.
Pelaku Rahmadsyah (30) ditangkap polisi di wilayah Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, setelah menghabisi nyawa dua anak tirinya, Iksan Fatahilah (10) dan Rafa Anggara (5).
Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko, yang memimpin langsung pra rekonstruksi mengatakan, kedua korban awalnya diantarkan ibu kandungmya ke rumah neneknya, Jumat (22/6). Sang ibu kemudian berangkat bekerja.
Malam harinya anak-anak itu pulang ke rumah dan sempat menonton televisi dengan pelaku.
Kemudian mereka membujuk pelaku agar membelikan es krim. Namun saat itu pelaku menolaknya karena tidak punya uang.
“Ini baru pengakuan awal dari tersangka ya. Kemudian si anak-anak ini bilang ayah pelit dan akan meminta ibunya untuk mencari ayah baru,” jelas Riko.
“Sementara masih kita dalami motifnya, apakah dia marah karena dikatai pelit dan akan minta ibunya cari bapak baru, atau mungkin ada motif lain,” sambungnya.
Lantaran kesal, Rahmadsyah kemudian memegang bagian tengkuk kedua bocah itu dan saling membenturkan kepala mereka. Kemudian ia kembali membenturkan kepala dua anak itu ke dinding dan lantai berkali-kali
“Kemudian dia melihat masih bergerak, dia menginjak perut dan dadanya. Kemudian dia cek nadinya tidak ada baru,”
“Yang bersangkutan membuang jenazah ke samping sekolah lewat lorong di sebelah rumahnya,” terang Riko.
Usai melakukan pra rekonstruksi, polisi akan mendalami apakah sebelumnya pelaku juga pernah melakukan kekerasan terhadap kedua bocah malang itu.
Dalam pra rekonstruksi yang dilakukan di dua lokasi kejadian, petugas melakukan 17 adegan.[e3]
