Site icon Indiespot.id

Viral! Video Pegawai Kecamatan di Sumut Minta Rp 100 ribu Agar e-KTP Cepat Selesai

Ilustrasi. (indiespot.id/freepik)

Indiespot.id-Sumut, Sebuah video viral, menunjukkan seorang pegawai kecamatan menawarkan ke warga agar membayar Rp100 ribu jika ingin pembuatan e- KTP bisa lebih cepat selesai.

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Video berdurasi 57 detik yang telah beredar tersebut,  tampak seorang warga ingin mendaftar e- KTP di kantor kecamatan tersebut. Disitu sang pria tampak dilayani oleh seorang pegawai wanita.

Selanjutnya pegawai,  menawarkan dua opsi mengurus e-KTP kepada warga yang hendak mendaftar salah satunya dengan membayar Rp 100 ribu, agar proses pengurusan bisa lebih cepat.

“Mau cepat atau mau yang mengantri, (kalau cepat) kena bayar Rp100 ribu (selesainya) bisa dibilang seminggu. (Nggak bayar) inilah dia sebulan, dua bulan,” ujar wanita itu, sambil menghitung sejumlah e-KTP ditanganya.

Seorang oknum pegawai kecamatan yang meminta uang agar e-KTP dapat cepat selesai. (indiespot.id/istimewa)

Camat Batang Kuis Avro Wibowo saat dikonfirmasi membenarkan video beredar di kantornya, tapi dia membantah institusinya memungut Rp100 ribu kepada warga yang akan mengurus e-KTP.

“Iya bener, tapi tidak ada pengutipan, gak kebijkan itu gak ada iuran, kalau pun ada ya, itu (oknum), mereka masing masing yang menanggung resiko,” ujar Avro saat dikonfirmasi, Selasa (9/6)

Namun Avros belum menjelaskan identitas pegawainya, sejauh ini pihaknya masih mendalami kasus ini.

“Masih didalamilah ,” kata Avro

Dalam wawancaranya Avro kembali menegaskan bahwa pelayanan e-KTP yang dilakuan institusinya gratis, sama sekali tidak ada pungutan di sana.

“Masyarakat taunya (itu), simpel, kan ditampangkan di loket, pelayanan (e-KTP) di  gratis dan nyata nyata direkaman itu ngak ada saya lihat duit di situ memang, tidak ada duit yang beredar ya,” ujar Avro. (E4)