Site icon Indiespot.id

5 Bahaya Kesehatan Akibat Terlalu Sering Memakai Sandal Jepit

Bahaya Terlalu Sering Menggunakan Sandal Jepit (Indiespot.id/Pexels)

Indiespot.id-Medan. Sandal jepit masih jadi andalan orang-orang untuk digunakan di berbagai aktivitas. Pemakaiannya yang praktis dan nyaman digunakan saat kegiatan santai menjadi alasan orang memilih memakai sandal jepit.

Alas kaki ini memiliki banyak manfaat, seperti melindungi kaki dari menginjak kotoran hingga benda tajam. Selain itu, sandal jepit juga bisa mencegah kaki kamu terkena kadas kurap serta mata ikan.

Namun perlu kamu ketahui, terlalu sering menggunakan sandal jepit juga dapat menilmbulkan berbagai masalah kesehatan pada kaki. Apa saja? Berikut Indiespot rangkum dari berbagai sumber tentang bahaya terlalu sering memakai sandal jepit.

1. Kaki lebih berisiko terpapar infeksi bakteri, virus, dan jamur.

Kaki lebih berisiko terpapar infeksi bakteri, virus, dan jamur. (Indiespot.id/Pexels)

Sandal jepit membuat kaki lebih mudah terinfeksi bakteri, virus, dan jamur. Ini dikarenakan model sandalnya yang cenderung terbuka membuat kaki lebih mudah kotor yang memungkinkan kaki terpapar bakteri seperti Staphylococcus yang dapat mengiritasi kulit kaki hingga tingkat serius.

Dilansir dari Cosmopolitan, kaki atlet, infeksi jamur, dan human papillomavirus (HPV) juga menyebar melalui kontak dengan permukaan yang terkontaminasi, salah satunya ketika kamu berkeliaran tanpa alas kaki atau dengan sandal jepit.

2. Telapak Kaki dan Tumit Sakit.

Telapak Kaki dan Tumit Sakit (Indiespot.id/Pexels)

Telapak kaki dan tumit akan sakit jika kamu terlalu sering menggunakan sandal jepit dikarenakan solnya yang rata. Hal ini menyebabkan telapak kaki menjadi rentan terasa nyeri dan mengalami pembengkakan. Menurut ahli dari The College of Podiatry, kurangnya tumpuan dan kerataan pada sandal jepit dan flat shoes membuat individu lebih rentan mengalami sakit di lengkungan kaki.

Sol yang rata pada sandal jepit juga bisa membuat tumit menjadi sakit. Hal ini menyebabkan urat-urat tendon di telapak kaki akan tertarik dan menyebabkan peradangan. Peradangan ini nantinya akan membuat tumit kamu sakit saat menapakkan kaki di lantai. Ditambah lagi, pemakaian sandal jepit juga dapat menyebabkan kram dan ketidaknyamanan.

3. Kaki Mudah Terkilir.

Kaki Mudah Terkilir (Indiespot.id/Pexels)

Penggunaan sandal jepit juga dapat menyebabkan kaki mudah terkilir dan keseleo. Ini dikarenakan sol sandal jepit yang rata tidak mendukung lengkungan kaki alami kamu, sehingga bagian depan kaki menjadi refleks mencengkeram ke tengah tubuh dan tidak dalam posisi tetap lurus saat digunakan berjalan.

4. Tidak Cocok Dipakai Saat Berkendara

Tidak Cocok Dipakai Saat Berkendara (Indiespot.id/Pexels)

Jika kamu punya kebiasaan menggunakan sandal jepit saat menyetir, sebaiknya kamu ubah dari sekarang. Sandal jepit bukan alas kaki yang ideal buat menyetir mobil ataupun motor. Solnya yang licin bisa membuat kaki kamu terpeleset saat menginjak pedal gas atau rem, yang tentunya bisa berdampak sangat fatal. Kamu bukan hanya membahayakan nyawamu, tapi juga nyawa orang lain.

5. Mengubah Postur Tubuh dan Gaya Jalan.

Mengubah Postur Tubuh dan Gaya Jalan (Indiespot.id/Pexels)

Universitas Auburn pernah melakukan penelitian di tahun 2008 dan menemukan bahwa terlalu sering memakai sandal jepit bisa mengubah gaya dan postur berjalan manusia. Bila dibiarkan terus menerus, maka perubahan bisa menjadi permanen.

Hal ini disebabkan karena sol yang datar dan tidak mengikuti lekuk alami kaki. Padahal, lengkungan yang ada pada telapak kaki berfungsi buat menyeimbangkan tubuh ketika Anda bergerak. Kurangnya tumpuan pada sandal jepit juga dapat membuat lutut dan betis tegang dan menyebabkan tekanan tulang belakang dari waktu ke waktu yang dapat menyebabkan postur menjadi tidak selaras dan memicu rasa sakit. (EA)