Site icon Indiespot.id

Inilah Pengobatan dan Vaksin Virus Ebola

Ilustrasi. (indiespot.id/freepik)

Indiespot.id-Medan, Republik Kongo pada hari Senin (1/6/2020) melaporkan kemunculan wabah virus Ebola baru di kota Mbandaka. Hal ini disebut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) semakin membebani sistem kesehatan di negara tersebut yang juga tengah menghadapi wabah campak dan COVID-19.

Pasien yang menderita penyakit ebola harus mendapat perawatan medis, seperti pemasangan infus, obat darah tinggi untuk menurunkan tekanan darah, transfusi darah untuk penderita anemia, oksigen tambahan untuk menjaga aliran oksigen ke seluruh tubuh.

Sampai saat ini, belum ada pengobatan spesifik untuk penderita ebola. Namun ada beberapa perawatan potensial seperti terapi imun, sel darah, dan obat yang tengah dievaluasi.

Untuk vaksin, sampai saat ini belum ditemukan vaksin resmi. Namun pada 2015, vaksin eksperimental ebola dikembangkan di Guinea. Vaksin bernama rVSV-ZEBOV itu diuji kepada 11.841 orang. Dari 5.837 orang yang menerima vaksin, tidak ada kasus ebola ditemukan selama 10 hari dan setelahnya. (EA)