Sempat terhenti, akibat situasi pandemi Covid19, kompetisi sepakbola benua biru akhirnya menunjukkan tanda-tanda akan dimulai kembali.
Gelagat bakal dimulainya lagi kompetisi, terlihat dari persiapan sejumlah klub memanggil para pemainnya untuk melakukan tes kesehatan. Sementara itu rencana pergantian pemain sebanyak lima kali guna mempertimbangkan situasi, telah turut direstui.
Dilansir dari laman Goal, International Football Association Board (IFAB), badan yang mengontrol aturan sepakbola, akhirnya mengizinkan sebuah tim untuk melakukan lima pergantian dalam satu pertandingan ketika kompetisi sepakbola bergulir kembali.
IFAB pun menyetujui permintaan FIFA terkait pergantian pemain di mana satu tim boleh melakukan lima substutisi, dari yang biasanya hanya tiga pemain.
Adapun IFAB juga merilis, sejumlah syarat yang harus dipenuhi dalam penerapan aturan baru ini, berikut syaratnya:
1. aturan ini berlaku sementara dan hanya diizinkan untuk kompetisi yang berakhir pada 31 Desember 2020. Artinya, kompetisi-kompetisi musim 2019/20 sudah bisa langsung menerapkan aturan ini. Namun, tidak berlaku untuk liga atau kompetisi musim 2020/2021
2. setiap tim hanya boleh tiga kali menghentikan laga untuk melakukan pergantian. Dengan demikian, jika sebuah tim ingin melakukan lima pergantian pemain, maka hanya bisa dilakukan dalam tiga kali break di tengah laga. Pergantian pemain juga bisa dilakukan saat turun minum.
3. aturan ini tidak wajib dan tergantung padapihak penyelenggara kompetisi. Sejauh ini, baru RFEF (Federasi Sepakbola Spanyol) yang sudah menunjukkan gelagat untuk menerapkannya di Liga Spanyol.(E4)
